kisah Rasul dicabut nyawanya

suatu ketika dua orang lelaki yang sebenarnya malaikat pencabut nyawa mengetuk pintu rumah Rasul. tok tok tok.. ‘yaa Fatimah, siapa itu?’ “entahlah, dua orang lelaki ingin bertemu denganmu” ‘suruh mereka masuk’

percakapan antar malaikat dan Rasul pun dimulai ‘wahai malaikat, apakah maksud kedatanganmu ini untuk mencabut nyawaku atau untuk bersilaturrahmi?’ “dua2nya yaa Rasul, apakah Anda sudah siap? jika belum, kami akan menundanya” ‘tidak, aku sudah siap’ “di akhirat nanti, Allah tidak mengizinkan siapapun memasuki surga sebelum Anda, juga tidak mengizinkan umat manapun masuk sebelum umat Anda, wahai Rasul”

malaikatpun mulai mencabut nyawa Rasul, saat mencapai dada, Rasul pun berkata ‘wahai malaikat, ternyata dicabut nyawa itu rasanya sakit sekali’ malaikatpun sampai memalingkan muka, tak mampu melihat kekasih Allah kesakitan. saat mencapai tenggorokan, Rasul terus mengulangi kalimat ‘wahai umatku, dirikanlah sholat’ hingga suara beliau habis.

sumber : cerita umi, berdasarkan Al Hadits

redaksi kata jauh dari aslinya, mohon maaf dan mohon dibenarkan jika ada yang salah

lirik lagu untukmu, umi :)

Satu Rindu

Album : Semesta Bertasbih
Munsyid : Opick Feat Amanda
http://liriknasyid.com
Hujan teringatkan aku
Tentang satu rindu
Dimasa yang lalu
Saat mimpi masih indah bersamamu

Terbayang satu wajah
Penuh cinta penuh kasih
Terbayang satu wajah
Penuh dengan kehangatan
Kau ibu Oh ibu

Allah izinkanlah aku
Bahagiakan dia
Meski dia telah jauh
Biarkanlah aku
Berarti untuk dirinya
oh ibu oh ibu kau ibu

Terbayang satu wajah
Penuh cinta penuh kasih
Terbayang satu wajah
Penuh dengan kehangatan
Kau ibu

Terbayang satu wajah
Penuh cinta penuh kasih
Terbayang satu wajah
Penuh dengan kehangatan
Kau ibu oh ibu kau ibu
oh ibu oh ibu

Hujan teringatkan aku
Tentang satu rindu
Dimasa yang lalu
Saat mimpi masih indah bersamamu
Kau ibu kau ibu kau ibu

loperboi:

Rasulullah sedikit tidur, kita sedikit2 tidur,
Rasulullah sedikit makan, kita sedikit2 makan,
Rasulullah sedikit marah, kita sedikit2 marah,
Rasulullah sedkit harta, kita sedikit2 harta,

Rasulullah banyak amal, kita banyak ke mall,

Rasulullah mengorbankan hidupnya untuk Islam, kita mengorbankan Islam untuk hidup

Begitukah kita menempatkan Rasulullah SAW sebagai suri tauladan…???

(Renungan di bulan Maulud )

(via nurizra)

urfaqurrotaainy:

thelifeofcaliph:

Yup. Innallah ha ma’ana. He is always with me :)

Dear Allah,
Maafkan aku karena seringkali aku datang pada-Mu hanya pada saat aku sedih, dengan mata yang penuh kecewa dan hati yang sakit oleh manusia.
Sejatinya akulah yang membutuhkan-Mu. Engkau berkuasa atas banyak hal. Aku sadar.
Ah, betapa tidak enaknya, betapa sakitnya, didatangi oleh mereka yang mengaku teman pada saat kita memiliki sesuatu. Namun ketika kita tidak punya apa-apa,… hanya ‘Teman’ sesungguhnyalah yang tinggal.
Ah, mungkin seperti itulah aku kepada-Mu, ya? Mendekat di musim ujian (saja). Tahajjud di masa-masa berat (saja). Dhuha’ di hari-hari pailit (saja). Hh.
Ampuni aku, ampuni kami.
Dear, Allah. You are the best. As always. And forever will be :’)

urfaqurrotaainy:

thelifeofcaliph:

Yup. Innallah ha ma’ana. He is always with me :)

Dear Allah,

Maafkan aku karena seringkali aku datang pada-Mu hanya pada saat aku sedih, dengan mata yang penuh kecewa dan hati yang sakit oleh manusia.

Sejatinya akulah yang membutuhkan-Mu. Engkau berkuasa atas banyak hal. Aku sadar.

Ah, betapa tidak enaknya, betapa sakitnya, didatangi oleh mereka yang mengaku teman pada saat kita memiliki sesuatu. Namun ketika kita tidak punya apa-apa,… hanya ‘Teman’ sesungguhnyalah yang tinggal.

Ah, mungkin seperti itulah aku kepada-Mu, ya? Mendekat di musim ujian (saja). Tahajjud di masa-masa berat (saja). Dhuha’ di hari-hari pailit (saja). Hh.

Ampuni aku, ampuni kami.

Dear, Allah. You are the best. As always. And forever will be :’)

(Source: roadtojannah-1)

malaikat berjalan mencari sekumpulan orang yang sedang berdzikir. saat menemukannya, malaikat lapor dan bertanya pada Allah.
‘ya Allah, tadi aku melihat sekumpulan orang orang yang berdzikir kepadaMu, apa yg mereka minta ya Allah?’
“mereka minta surga”
‘apakah mereka sudah pernah melihat surga?’
“belum. kalau sudah, pasti mereka akan lebih semangat memintanya”
‘lalu apalagi yang mereka minta?’
“lalu mereka minta dijauhkan dari neraka”
‘apakah mereka sudah pernah melihat neraka?’
“belum. kalau sudah, pasti mereka akan lebih semangat memintanya”
‘tapi ya Allah, di antara mereka ada yang tidak berniat pergi ke masjid tersebut, hanya menjalankan kewajiban’
“ya, maka dia tidak akan celaka

( tausiyah umi hari ini (source : Alhadits) )

“aim for the star and maybe you will reach the sky”

di segmen ini khusus cerita tentang kisah dari kalimat itu. walaupun itu nyolong dari favorite quote nya fajar di facebooknya, tapi ini juga berhubungan sama cerita aku, sifat aku, ya semuanya deh.

bisa di bilang ini ada hubungan erat sama umi aku. sebenernya cerita ini udah lama banget, sekitar setengah tahun sampe setahun yang lalu. tapi baru kebongkar kemaren kemaren waktu umi cerita. yang pernah baca postingan aku dari awal aku punya tumblr pasti tau cerita ini, tentang pilihan jurusan yang disuruh umi dan umi ngotot pengen aku masuk mipa itb. awalnya emang kurang suka tapi karena umi pengen jurusan itu ditaro di pilihan pertama jadi aku ngikut aja dan berusaha narget kesitu. akhirnya kan aku masuk pilihan kedua yang aku minat -alhamdulillah- dan akhirnya umipun setuju.

beberapa hari yang lalu umi ngebahas lagi tentang ini, katanya

umi tau tipe opi kaya gimana, opi tuh harus disuruh dan diarahin. sebenernya umi tau opi minat ke jurusan kimia upi tapi kalo target disitu takutnya ga kesampean, makanya umi ngedesek opi supaya targetnya ke itb dulu biar kalopun ga kesampean keterima di pilihan dua masih ada kemungkinan

see? ini nyambung sama tipe orang di postingan sebelumnya juga quote colongan dari facebooknya temen aku.

kalo disambungin sama masalah snmptn sih emang takdir Allah gabisa diganggu gugat, tapi usaha kita buat dapet yang terbaik kan masih bisa dilakukan yah. kalo aku sih mungkin termasuk yang ditakdirkan, bukan dengan usaha. tetep harus bersyukur sama apa yang kita dapat Alhamdulillah

yang tahun ini mau snmptn lagi semangat!!! yang masih bingung menetapkan target, ayo buat setinggi tingginya!!! :))))

macem macem orang macem macem

gatau dimulai dari mana, tiba tiba ada yang bercerita seperti ini.

jadi ada beberapa tipe orang, macem macem sebenernya gabisa dikelompokkin gitu aja karena manusia pasti tidak akan sama satu sama lain. ini cuma share aja tentang tiga tipe belajar orang.

tipe pertama yang mungkin ini mendekati tipe belajar aku. tipe ini yaitu tipe belajar orang yang harus terus disuruh, diingatkan, diberi motivasi. susah emang, ngerepotin orang. tapi tipe ini bakal nurut terus dan tidak membantah walaupun apa yang disuruh itu ada dalam salah satu list ragu ragunya kita. tipe ini juga akan dengan sendirinya percaya bahwa suatu saat dengan menjalani dengan serius di bidang ini akan bisa mengikuti. tapi tentu saja, diiringi dengan minat dan bakat yang cukup, terutama minat, bakat bisa mengikuti. contohnya aku nih, dalam hal belajar aku emang harus terus diajak orang walaupun sebenernya nantinya aku bakal berjuang sendiri. tapi aku suka ditentukan target yang sebenernya di luar kemampuan aku. kata orang “aim for the star and maybe you will reach the sky” percaya ga percaya, kalimat itu emang kebukti benernya, terutama aku. nanti bakal aku ceritain hebatnya kata kata itu. yang jelas di tipe ini, kalimat diatas itu bener bener jadi panduan.

tipe kedua, yaitu tipe yang mungkin di miliki sama orang orang berbakat dalam bidang seni kebanyakan, tapi ada juga yang berbakat di bidang lain punya tipe seperti ini. orang pada tipe ini ga bisa bekerja atau belajar dalam keadaan tertekan. suka ga suka sama apa yang dia kerjakan, orang di tipe ini hanya akan mengerjakannya saat tidak ada yang memberinya tekanan. kalo dalam keadaan tekanan, apa yang dia senangi sekalipun tidak akan dia lakukan.

tipe terakhir tipe yang susah ditebak sebenernya, karena orang di tipe ini hanya akan melakukan sesuatu yang dia senangi dan yang dia bisa saat dia ingin mengerjakannya. walaupun prioritas yang harusnya dia kerjakan saat itu, dia tidak akan mengerjakannya jika dia sedang ingin melakukan hal yang dia senangi.

sekian tiga tipe hasil observasi pikiran aku sendiri -,-


The closest distance between a problem and a solution is the distance between your knees and the floor. The one who bows down to Allah can stand up to anything.

The closest distance between a problem and a solution is the distance between your knees and the floor. The one who bows down to Allah can stand up to anything.

(via safaaafrina)